Khutbah Jumat tentang menjaga sholat ini mengingatkan bahwa sholat adalah amal pertama yang akan ditanyakan kepada kita di hari kiamat. Karena itu, Allah memerintahkan kita untuk menjaga sholat, bukan hanya mengerjakannya.
Teks khutbah ini membahas pentingnya sholat tepat waktu, bahaya lalai dalam sholat, dan langkah sederhana untuk disiplin menjaga sholat bersama keluarga, lengkap dengan dalil Al-Qur'an dan hadits beserta terjemahnya. Cocok dibaca khotib dengan durasi sekitar 8 sampai 9 menit, dan tersedia dalam bentuk PDF.
Isi khutbah ini
- Disiplin waktu sholat dalam kehidupan sehari-hari
- Perintah Allah untuk menjaga sholat
- Sholat mengajarkan kedisiplinan
- Bahaya lalai dalam sholat
- Sholat adalah amal yang pertama dihisab
- Langkah menjaga sholat bersama keluarga
KHUTBAH PERTAMA
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي فَرَضَ عَلَيْنَا الصَّلَوَاتِ الْخَمْسَ، نَحْمَدُهُ سُبْحَانَهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا.
مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى أَصْحَابِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَجْمَعِينَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ، فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Marilah kita tingkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, dengan menjalankan semua perintah-Nya dan menjauhi semua larangan-Nya.
Jamaah sekalian, mari kita jujur pada diri sendiri. Dalam sehari, berapa kali kita memeriksa ponsel? Mungkin puluhan kali. Lalu berapa kali kita memperhatikan waktu sholat?
Kita sangat disiplin datang tepat waktu ke tempat kerja. Kita disiplin menghadiri rapat. Kita disiplin menjemput anak dari sekolah. Tetapi sholat, yang waktunya sudah Allah tentukan, sering kali kita undur dengan alasan masih sibuk.
Karena itu, khutbah hari ini mengingatkan kita semua untuk menjaga sholat, dan jangan sampai lalai. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.
“Peliharalah semua sholat(mu) dan (peliharalah) sholat Wusta. Berdirilah karena Allah (dalam sholat) dengan khusyuk.”
(QS. Al-Baqarah ayat 238)
Perhatikan kata yang dipakai, yaitu peliharalah atau jagalah. Allah tidak hanya menyuruh kita mengerjakan sholat. Allah menyuruh kita menjaganya. Menjaga sholat artinya mengerjakannya pada waktunya, dengan syarat dan rukun yang benar, dan dengan hati yang hadir.
Jamaah yang dimuliakan Allah,
Sholat juga mengajarkan kita kedisiplinan. Allah berfirman.
“Sungguh, sholat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang mukmin.”
(QS. An-Nisa ayat 103)
Artinya, waktu sholat bukan pilihan kita. Allah yang menentukan. Ada waktu subuh, dzuhur, ashar, maghrib, dan isya. Seorang muslim belajar disiplin lima kali dalam sehari. Kalau kita bisa disiplin dalam sholat, kita akan lebih mudah disiplin dalam pekerjaan, belajar, dan tanggung jawab kepada keluarga.
Allah juga menjelaskan dalam surat Al-Ankabut ayat 45 bahwa sholat mencegah perbuatan keji dan mungkar. Maka sholat yang dikerjakan dengan benar seharusnya membuat akhlak kita semakin baik.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Sekarang kita lihat bahaya kalau kita lalai. Allah berfirman.
“Maka celakalah orang yang sholat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap sholatnya.”
(QS. Al-Ma'un ayat 4 sampai 5)
Ayat ini ditujukan kepada orang yang sholat, tetapi lalai. Sebagian ulama menjelaskan bahwa lalai di sini mencakup menunda sholat sampai waktunya hampir habis, dan sholat tanpa kesungguhan hati.
Bentuk lalai itu bermacam-macam. Ada yang sholat, tetapi selalu di akhir waktu. Ada yang sholat dengan tergesa-gesa karena ingin cepat selesai. Ada yang tubuhnya sholat, tetapi pikirannya ke mana-mana. Dan ada pula yang meninggalkan sholat karena merasa pekerjaannya belum selesai.
Jamaah yang dirahmati Allah,
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda.
“Sesungguhnya amal pertama yang dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah sholatnya. Kalau sholatnya baik, ia beruntung dan selamat. Kalau sholatnya rusak, ia rugi dan binasa.”
(HR. Tirmidzi, nomor 413)
Jadi sholat adalah amal pertama yang akan ditanyakan kepada kita. Maka mari kita perbaiki sholat kita mulai sekarang, selagi masih ada kesempatan.
Jamaah Jumat rahimakumullah,
Lalu bagaimana cara kita menjaga sholat?
Pertama, jadikan sholat sebagai prioritas. Jadwal pekerjaan kita menyesuaikan waktu sholat, bukan sebaliknya.
Kedua, begitu mendengar azan, segera tinggalkan aktivitas dan bersiap. Jangan berkata, sebentar lagi.
Ketiga, kalau perlu, pasang pengingat di ponsel. Ponsel yang selama ini membuat kita lupa waktu, bisa kita pakai untuk mengingatkan waktu sholat.
Keempat, usahakan sholat berjamaah. Sholat berjamaah sangat dianjurkan, dan bagi laki-laki lebih utama dikerjakan di masjid. Berjamaah membuat kita lebih mudah disiplin.
Kelima, ajak keluarga kita. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan kita menyuruh anak-anak sholat ketika mereka berusia tujuh tahun, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud. Sebagai orang tua, kita harus memberi contoh lebih dulu.
Dan kalau selama ini kita pernah lalai, jangan putus asa. Segera bertaubat dan perbaiki sholat kita mulai hari ini. Allah Maha Pengampun dan menerima taubat hamba-Nya.
Semoga Allah menjadikan kita orang-orang yang menjaga sholat, dan menjadikan keluarga kita sebagai keluarga yang rajin sholat.
أَقُولُ قَوْلِي هٰذَا، وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ لِي وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.
KHUTBAH KEDUA
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى أَصْحَابِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ أَجْمَعِينَ.
أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللَّهِ، أُوصِيكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَى اللَّهِ.
يَا عِبَادَ اللَّهِ، حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ، وَأَقِيمُوهَا فِي أَوْقَاتِهَا، وَأْمُرُوا أَهْلَكُمْ وَأَوْلَادَكُمْ بِالصَّلَاةِ، وَاعْلَمُوا أَنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ صَلَاتُهُ، فَاتَّقُوا اللَّهَ وَلَا تَكُونُوا مِنَ الْغَافِلِينَ.
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ.
رَبِّ اجْعَلْنِي مُقِيمَ الصَّلَاةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِي ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءِ.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْمُحَافِظِينَ عَلَى الصَّلَوَاتِ، الْخَاشِعِينَ فِيهَا، وَاجْعَلْ أَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا مِنَ الْمُقِيمِينَ لَهَا.
اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَنَا، وَأَصْلِحْ أَهْلَنَا وَأَوْلَادَنَا، وَاحْفَظْ بِلَادَنَا وَأَهْلَهَا، وَاجْعَلْهَا بَلَدًا آمِنًا مُطْمَئِنًّا.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ، وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ.
فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَىٰ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ.
Sumber ayat: QS. Al-Baqarah ayat 238, QS. An-Nisa ayat 103, QS. Al-Ankabut ayat 45, QS. Al-Ma'un ayat 4 dan 5, QS. Ibrahim ayat 40, dan QS. Al-Ahzab ayat 56.
Sumber hadits: HR. Tirmidzi nomor 413 dan HR. Abu Dawud nomor 495.
Demikian teks khutbah Jumat tentang menjaga sholat dan disiplin beribadah. Semoga bermanfaat. Silakan unduh PDF-nya melalui tombol di bawah ini.
DOWNLOAD PDF KHUTBAH SHOLAT